
Banyak orang menyebut dirinya baik hati,tetapi orang yang setia siapakah yang menemukannya?(Amsal 20:6)
Salah satu dari buah roh adalah kesetiaan.Seperti Raja Salomo berkata dalam Amsal bahwa sangata sulit mencari orang yang setia.
kesetiaan adalah suatu sikap yang sabar dan tekun melakukan tanggung jawab yang diberikan.Banyak orang berkata bahwa dirinya baik,
tetapi apakah apakah ada orang yang mengatakan bahwa dirinya setia???Tentunya kita sangat jarang menemui orang yang seperti ini.
Dijaman ini,mungkin kesetiaan adalah seperti barang yang sangat langka dan sulit untuk didapatkan.
Di Edinberg,Skotlandia,ada seorang gembala yang memiliki seekor anjing yang sangat setia.Suatu ketika orang itu meninggal dunia
dan dikebumikan di pekarangan gereja Friar.Anjing itu masuk melewati pagar besi lalu berbaring diatas pekuburan tuannya.
Anjing itu bukan hanya tidur sehari atau sebulan,melainkan selama 12 tahun,sebab pikirnya ia harus tetap menyertai dan menjaga tuannya kemanapun tuannya itu pergi.
Tahukah anda bahwa Allah sedang mencari oarang-orang yang setia??Mengapa yang Allah cari adalah orang yang setia??
1.Hanya orang yang setia yang menghasilkan buah (Mat 25:20-21)
2.Hanya orang yang setia yang dapat memberikan kepuasan dalam hati Allah (Amsal 23:13)
Bukan hasil yang besar yang disukai Allah tetapi kesetiaan itulah yang diinginkanNya.Orang sehebat apapun,tidak akan pernah ada artinya jika ia tidak memiliki kesetiaan.
Bagaiman kehidupan kita saat ini??Adakah Tuhan masih mendapati kita sebagai orang yang selalu setia kepadaNya,Ataukah justru hari-hari ini kesetiaan kita mulai hilang.
Kita tidak lagi setia dalam berdoa,membaca Firman Allah,bahkan beribadah kepadaNyapun kita sudah tidak lagi melakukanya.Firman Allah mengingatkan kita,
bahwa tidak cukup kita menjadi orang-orang yang baik hati,tetapi lebih daripada itu kita harus memiliki kesetiaan dalan hidup kita.Kalau memang saat ini Tuhan mendapati kita
sedang berada dijarak yang begitu jauh dari hadiratNya,baiklah kita mau mengambil keputusan untuk kembali kepada kasih kita yang mula-mula kepada Dia,dan kita mau kembali setia kepadaNYa.
7.12.2009
KESETIAAN
7.06.2009
SELAMATKANLAH WAKTUMU

DAN PERGUNAKANLAH WAKTU YANG ADA,KARENA HARI-HARI INI ADALAH JAHAT ( EFESUS 5:16)
Waktu merupakan salah satu pemberian Tuhan kepada kita yang perlu kita kelola dengan baik.Kelemahan banyak orang kristen adalah tidak dapat menggunakan waktu sebaik mungkin didalam hidupnya.
Banyak diantara kita yang selalu menyia-nyiakan waktu yang seharusnya dapat kita gunakan lebih optimal lagi.Dan tahukah anda,bahwa jika kita gagal mengatur waktu kita dengan baik,maka kita sedang berjalan menuju kegagalan,sebab orang yang sukses biasanya adalah orang yang dapat mengatur waktunya dengan baik
Sebagai orang kristen apakah kita sudah menghargai setiap menit yang Tuhan berikan kepada kita???Jika kita mau menghitung setiap menit dalam hidup kita,kita akan terkejut sebab ada banyak waktu disela-sela tugas kita yang sering kita abaikan,
Belajarlah untuk menggunakan waktu disela-sela tugas kita dengan apa saja yang berguna,baik berdoa,membaca buku,merencanakan sesuatu yang baik dalam hidup kita dan masih banyak kegiatan lain disela-sela waktu kita.
Ingatlah bahwa waktu terus berjalan dan tidak dapat kita ulang lagi.Jika kita salah mengatur waktu,maka kita sedang berbuat kesalahan yang besar dalam hidup ini.Kelak kemudian hari kita akan sangat menyesal,jika hari ini kita tidak menggunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya.Firman Tuhan mengingatkan agar jangan sampai kita menjadi orang bebal,melainkan menjadi orang arif yang dapat mengatur waktu didalam kehidupan kita.
7.04.2009
APAKAH ANDA BERTUMBUH

Supaya olehNya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan (I petrus 2:2)
Apakah tingkat kerohanian anda terus bertumbuh seiring dengan bertumbuhnya pengiringan anda kepada Tuhan?Mungkin pada saat pertanyaan semacam ini dialamatkan kepada kita,kita tentu akan merasa agak aneh mendengarnya,Atau mungkin kita sama sekali tidak pernah memperhatikan hal-hal yang semacam ini dalam hidup kekristenan kita.dapat dimaklumi bahwa selama ini,bertahun-tahun lamanya,kita tidak lagi mengukur sampai sejauh mana kerohanian kita bertumbuh dan buah-buah apa yang telah kita hasilkan selam kita mengikuti Yesusyang jelas tingkat pertumbuhan rohani seseorang tidak dapat diukur dari penampilan luarnya,Sebab banyak kita menjumpai orang-orang yang seakan-akan rohani namun sebenarnya tidak ada buah yang menjelaskan bahwa ia memang seorang yang bertumbuh rohani.Jika digambarkan secara mudah,ia hanya seperti pohon yang terus berdaun lebat tapi tanpa menghasilkan buah,alias"KOSONG"
"KOSONG" adalah sebuah kata yang sayang sekali,mengambarkan bagaimana anak-anak masa kini bertumbuh.Penampilan luarnya mengesankanbahwa mereka tidak bermasalah,serjalan dengan bertambahnya usia mereka menjadi lebih tinggi dan lebih berisi.
Tubuh mereka berkembang terus sehingga akhirnya mereka memiliki tubuh orang dewasa.Namun disisi dalamnya(mental,emosional dan rohani)tidak selalu terjadi pertumbuhan; mereka mungkin tidak mengalami pertumbuhan pribadi,sesuatu yang layak disebut pertumbuhan.
Terdapat perbedaan antara makin tua dalam Tuhan dan bertumbuh didalam Tuhan.Yang pertama sifatnya otomatis dan sama sekali tak memerlukan upaya....,merupakan proses penuaan semata.
Yang kedua tidak pernah terjadi secara mudah namun dibutuhkan disiplin pribadi,kebulatan tekad yang berkesinambungan serta kerinduan akan perkara-perkara rohani.
Entah berapa usia pengenalan anda kepada Tuhan sampai hari ini,Namun firmanNya saat ini mengajukan sebuah pertanyaan dalam diri kita,apakah pertumbuhan rohani kita sebandingan dengan usia pengenalan kita kepadaNya?Atau sebaliknya kita hanya dewasa secara penampilan luar tapi sebenarnya kita masih bayi secara rohani atau tanpa perubahan sama sekali??????
7.01.2009
KEGAGALAN

"aku akan membangun engkau kembali,sehingga engkau dibangun hai anak dara Israel"(Yeremia 31:4a)
Kadangkala respon pertama saat kita mengalami kegagalan adalah timbulnya rasa putus asa dan menyerah dengan sebuah keadaan.Karena kegagalan itu bagaikan racun bagi jiwa kita,yang seringkali membuat hati kita semakin lemah dan tidak berdaya.
Banyak orang didunia ini mempunyai pandangan yang terlalu sempit tentang sebuah kegagalan.Banya dari mereka beranggapan bahwa kegagalan akhir dari segalanya dari hidup ini.Bagi mereka jika hari ini gagal maka esokpun akan terus demikian dan tidak ada sama sekali pengharapan akan adanya sebuah perubahan.
Jika hal ini terus ada dalam hati dan pikiran kita,maka secara otomatis jiwa kita akan terkondisi bahwa memang kita adalah orang yang selalu gagal,Padahal seringkali Allah ingin memakai kegagalan kita sebagai batu loncatan untuk keberhasilan
dikemudian hari.Saya teringat akan perkataan seorang hamba Tuhan terkenal,menurutnya kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda sesaat saja.Hal ini bukan bearti bahwa kita lebih suka gagal,namun satu hal yang perlu diingat adalah jika sekarang kita gagal maka besok kita harus berhasil.denagn kata lain kita harus belajar dari kegagalan kita
Allah kita adalah Allah yang suka membangun anak-anakNya yang telah gagal.dalam bacaan kita hari ini Allah berkata,"Aku akan membangun engkau kembali,sehingga engkau dibangun."Bagi Allah kegagalan bukanlah sebuah persoalan yang terlalu besar yang membuat Ia menolak umatNya sama sekali,selama mereka mau bertobat dan meminta kepada Allah untuk memimpin hidup mereka kembali.
Apa yang menyebabkan anda gagal sekarang???Apakah itu dosa,apakah itu reaksi kita yang salah dalam sebuah keadaan,atau karena kita menolak pimpinNya??Percayalah bahwa Allah dapat merubah hal itu menjadi sebuah keberhasilan selam anda mau memberi diri sekali lagi untuk Dia memimpin hidup anda.Milikilah sikap yang positif bahwa didalam Dia selalu ada seribu pengharapan untuk menuju kepada keberhasilan.
6.30.2009
DEWASA ATAU TIDAK ????

"Jangan berikan aku kemiskinan atau kekayaan Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku" (Amsal 30:8b)
setiap orang tua yang memiliki anak lebih dari satu mengetahui bahwa pada saat dua orang anak atau lebih berkumpul bersama-sama,kelihatanya akan terjadi sebuah pertengkaran.Saya teringat sebuah kesempatan lhusus ketika kami menghidangkan Coca-cola dalam sebuah acara makan malam,Mata-mata yang kecil itu mengawasi dengan seksama berapa banyak minuman yang dituang kedalam gelas mereka."Ayah,ia mendapatkan lebih banyak dari saya!"salah seorang berkata,"Ya,tetapi saya kan lebih tua,"yang lain menjawab.Kemudian yang ketiga menjawab,"Tetapi waktu itu kan sudah mendapatkan lebih banya dari saya!"
Jika kita menilai cerita diatas,maka kita sebagai orang dewasa tentunya kita akan berkata,"ah wajar karena mereka masih kecil."Sekarang yang menjadi persoalannya adalah jika saja yang bertengkar itu adalah orang-orang dewasa maka masalahnya menjadi lain.Orang lain berkata,"Mereka seperti anak kecil."
Sebenarnya yang membedakan seorang itu dewasa atau tidak adalah dengan melihat bagaiman respon mereka mencukupkan diri dengan apa yang ada.Kadangkal kita sebagai orang percaya menuntut lebih banyak kepada Tuhan.bahkan kadangkala kita kita mulai membandingkan diri dengan keberadaan orang lain.Dalam hati kita berkata,kenapa koq siA lebih diberkati dari saya,Kenapa dia selalu mendapatkan kesempatan dan aku tidak,atau kenapa dia lebih dipercaya dan aku tidak,Padahal Allah ingin melihat kedewasaan anda pada saat kekurangan itu datang dalam hidup anda.
Bagaiman dengan hidup anda sekarang??Apakah Anda masih menunutut lebih banyak daripada bersyukur dengan apa yang ada.Atau mulai menghakimi Tuhan dengan berkata bahwa Dia tidak adil dengan berkat-berkatNya.Cobalah untuk bersikaplah dewasa dan jangan mengeluh dengan apa yang ada pada anda sekarang.Karena hanya orang yang tidak dewasa sajalah yang akan selalu menuntut lebih banyak dari Tuhan atau dari orang lain sebagai reaksi dari rasa mementingkan diri sendiri.Percayalah bahwa Allah tidak pernah salah dalam memberikan berkatNya kepada anak-anakNya.
